Penyebab Kista Ovarium dan Cara Mengatasinya

Penyebab kista ovarium ada sangat banyak. Mulai dari yang terdeteksi hingga yang tidak. Lalu apa saja? Dan bagaimana untuk menghilangkannya? Berikut ulasannya.

penyebab kista ovarium dan cara mengatasinya

Tentang kista ovarium

Kista ovarium sebetulnya dapat digolongkan sebagai penyakit yang tidak berbahaya meski merupakan kantung, tapi ia tidak berbahaya seperti kanker dan juga tumor. Sebagian besar kasus penderita kista ovarium lebih sering tidak mendapatkan perawatan karena kista ovarium merupakan sebuah kantung yang berisi cairan yang bisa diserap kembali oleh tubuh untuk beberapa waktu. Akan tetapi ada juga kista yang membesar dan tidak bisa diserap tubuh. Jenis kista yang membesar inilah yang berbahaya.

 

Kista yang membesar dapat disebut sebagai kista yang berbahaya. Hal ini disebabkan karena 2 hal. Apa itu?

  • Kista dapat menghentikan peredaran darah ke ovarium

Salah satu hal yang menyebabkan kista yang besar berbahaya adalah karena kista yang ada pada bagian ovarium yang besar dapat menghalangi peredaran darah ke bagian ovarium. Jika hal ini terjadi maka bagian ovarium akan mati dan tidak bisa melakukan tugasnya sebagai organ reproduksi.

  • Kista dapat pecah

Penyebab kista ovarium memang ada sangat banyak. Biasanya kista yang membesar disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat. Makin buruk gaya hidup maka makin tinggi potensi kista menjadi besar. Makin besar makin tinggi potensi kista akan pecah. Lalu apa yang terjadi jika kista pecah? Jika kista yang merupakan kantung yang berisi cairan ini pecah maka kemungkinan kista pecah untuk berubah menjadi kanker akan makin tinggi. Hal inilah yang menyebabkan kista bisa menjadi sebuah penyakit yang berbahaya jika tidak segera di atasi.

penyebab kista ovarium

Penyebab Munculnya Kista

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penyebab kista ovarium memang sangat banyak. Ada yang disebabkan karena gaya hidup, masalah hormonal tapi ada juga yang penyebabnya tidak diketahui. Bahkan sebagian besar dari masalah kista ini disebabkan karena hal yang tidak diketahui.

Selain penyebabnya yang tidak jelas. Ciri-ciri seseorang yang menderita kista ini juga tidak pasti. Paling sering adalah terjadinya rasa nyeri di bagian pinggul yang menjalar hingga ke punggung atau bahkan ke bagian paha. Rasa nyeri ini sering kali terjadi pada sebelum atau sesudah menstruasi sehingga banyak yang tida bisa membedakannya.

 

Lalu bagaimana jika kista yang diderita membesar? Apakah tidak ada gejala juga? Untuk kista yang membesar sebetulnya ada gejala yang mengikutinya. Jika kista makin besar maka rasa nyeri akan makin terasa. Bukan hanya itu bagian perut juga akan terasa seperti tertekan sehingga sering menyebabkan rasa mual dan bahkan muntah, nyeri pada saat berhubungan dan juga rasa nyeri pada saat buang air kecil.

Ketika mengalami ciri-ciri seperti ini sebaiknya segera lakukan pemeriksaan agar hal-hal yang buruk yang mungkin terjadi bisa diatasi.

Bagaimana kista terjadi?

Untuk lebih jelasnya mengenai penyebab kista ovarium anda bisa membaca rentetan kejadian munculnya kista pada bagian ovarium ini.

Dimula pada saat tubuh mengalami menstruasi. Setiap bulan, bagian idung telur wanita akan melepaskan sel telur dari ovarium. Di dalam ovarium sel telur yang matanglah yang akan dilepaskan. Pada saat proses pematangan sel telur tersebut tubuh akan mengeluarkan hormon estrogen dan juga progesteron. Pada saat normal, ketika sel telur matang, folikel akan membuka jalan untuk sel telur supaya dapat mengeluarkan sel telur agar dapat bertemu dengan sperma sehingga terjadi pembuahan.

Pada saat folikel mengeluarkan sel telur tubuh akan terus menghasilkan estrogen dan juga progesteron untuk mempersiapkan organ reproduksi jika terjadi pembuahan. Pada saat folikel terbuka, ia dapat menutup sendiri. Sayangnya terkadang bagian dalam folikel ini kemudian menjadi tempat berkumpulnya cairan sehingga membuatnya menjadi melembung dan disebut dengan kista. Jika kista hanya berisi cairan maka akan lebih mudah untuk tubuh menyerangnya kembali, tapi sayangnya terkadang cairan ini bisa juga berupa darah atau bahkan cikal bakal manusia seperti rambut atau bahkan gigi. Jika isian dari kantong ini tidak lazim maka kantong kista ini memang sudah sewajarnya kista diangkat.

Dilihat dari proses ini maka penyebab kista ovarium memang dapat disebut sangat ambigu. Karena folikel dapat berisi apa pun sesuai dengan kondisi tubuh seseorang.

cara mengatasi kista ovarium

Cara Mengatasi Kista

Untuk anda yang divonis memiliki kista di bagian indung telur, anda tidak perlu khawatir. Ketika kista masih berukuran kecil dan memiliki isi berupa cairan maka kista tidak akan berbahaya. Bahkan tidak akan dilakukan tindakan karena kemungkinan kista dapat diserap kembali oleh tubuh. Akan tetapi ketika anda memiliki masalah kista sebaiknya lakukan pemeriksaan secara teratur untuk menghindari perkembangan kista menjadi sesuatu yang lebih berbahaya seperti kanker seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Untuk melakukan pengawasan terhadap kista yang anda miliki maka anda bisa melakukan pemeriksaan organ intim, pemeriksaan USG atau dengan menggunakan tes darah. Untuk anda yang tidak mengalami gejala kista maka pemeriksaan secara rutin sebaiknya dilakukan. Hal ini disebabkan karena meski bukan penyakit yang berbahaya, penyebab kista ovarium yang tidak jelas menyebabkannya bisa terjadi pada siapa saja. Bagi anda yang belum menikah memang bukan merupakan salah satu hal yang begitu penting, tapi jika anda sudah menikah kista bisa saja menghalangi kehamilan karena dapat menyebabkan siklus menstruasi yang tidak teratur sehingga tidak dapat diketahui masa subur seorang wanita.

Untuk anda yang belum menikah, sebaiknya juga hindari penyebab kista ovarium yang bisa dihindari seperti makanan yang tinggi lemak, konsumsi alkohol dan juga rokok untuk menekan potensi munculnya penyakit ini. Selain makanan yang tinggi lemak, makanan yang rendah serat dan makanan yang memiliki banyak pengawet serta bahan tambahan kimia juga merupakan makanan yang perlu dihindari. Pasalnya penyebab kista ovarium ini tidak hanya dapat menyebabkan penyakit kista tapi juga dapat menyebabkan kista menjadi makin membesar sehingga kemungkinan terjadinya kanker atau tumor menjadi makin besar. Jika kanker atau tumor menyebar maka pengangkatan kista sudah bukan lagi solusi.

Jika kanker menyebar, bisa saja indung telur yang ikut terjangkit kanker sehingga harus diangkat. Artinya anda tidak bisa lagi mengeluarkan sel telur yang bisa dibuahi atau dengan kata lain anda menjadi tidak subur.

Jika seseorang mengalami kista, memang banyak dokter yang menyarankan untuk tidak perlu ambil pusing. Hal ini adalah salah satu upaya untuk membuat penderita kista menjadi tidak stress dengan kondisi kesehatannya. Memang tidak perlu stress dengan masalah kista ini, tapi sebaiknya lakukan upaya sebaik-baiknya untuk menghindari penyebab kista ovarium agar kista tidak berubah menjadi sesuatu yang lebih ganas seperti kanker atau tumor seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Karena upaya pencegahan tetap lebih baik dari pada upaya pengobatan bukan?

Related Post